UDiNus Repository

ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI KOTA SEMARANG TAHUN 2015 (STUDI KASUS DI PUSKESMAS BANDARHARJO, GAYAMSARI, DAN BULU LOR)

OCTIA, KEMALA GNEISS (2016) ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI KOTA SEMARANG TAHUN 2015 (STUDI KASUS DI PUSKESMAS BANDARHARJO, GAYAMSARI, DAN BULU LOR). Skripsi,Fakultas Kesehatan.

[img]
Preview
PDF
Download (4Kb) | Preview

    Abstract

    Hipertensi adalah peningkatan tekanan dalam arteri yang berlanjut dan menetap.Hipertensi (tekanan darah tinggi) biasa dijumpai pada wanita hamil. Kasus hipertensi pada ibu hamil tertinggi di Kota Semarang yaitu di Puskesmas Bandarharjo, Gayamsari dan Bulu Lor. Tujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain case control study. Data primer dan data sekunder diolah dan dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Sampe yang digunakan terdiri dari 41 ibu hamil yang sakit hipertensi dan 41 ibu hamil yang tidak sakit hipertensi. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa umur kelompok kasus 35-50 tahun (34,1%), pendidikan terakhir responden SMA (42,6%), pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (54,8%), status gravida multigravida (74,3%), kelompok kasus yang tidak senam hamil (61%), kelompok kasus yang menggunakan pil KB sebelumnya (41,5%), adanya keberadaan pendamping ibu hamil (69,5%), tidak merokok (75,9%). Hasil analisis bivariat yaitu ada hubungan antara umur (p= 0,018, OR= 3,733, CI= 1,198-11,633), penggunaan pil KB sebelumnya (p= 0,007, OR= 4,132, CI= 1,423-11,996), praktik senam hamil (p= 0,001, OR= 4,844, CI= 1,874-12,520), keberadaan pendamping ibu hamil (p= 0,008, OR= 0,263, CI= 0,095-0,730) dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil. Untuk variabel status gravida dan kebiasaan merokok tidak ada hubungan. Saran untuk para ibu-ibu yang ingin hamil harus merencanakan dahulu kehamilannya, melihat dari faktor usia ibu dan jenis kontrasepsi jenis apa yang digunakan serta rutin melakukan olah raga khususnya senam dan saran untuk pihak puskesmas harus mempertahankan program adanya pendamping ibu hamil.

    Item Type: Article
    Subjects: Universitas Dian Nuswantoro > Fakultas Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
    Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
    Divisions: Fakultas Kesehatan
    Depositing User: Psi Udinus
    Date Deposited: 22 Mar 2016 14:30
    Last Modified: 22 Mar 2016 14:30
    URI: http://eprints.dinus.ac.id/id/eprint/17907

    Actions (login required)

    View Item