UDiNus Repository

FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BAYI DAN BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWOYOSO SEMARANG 2013

NIKEN, LESTARI PUJI (2013) FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BAYI DAN BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWOYOSO SEMARANG 2013. Skripsi,Fakultas Kesehatan.

[img]
Preview
PDF
Download (257Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (4Kb) | Preview

      Abstract

      Berdasarkan profil kesehatan Provinsi Jawa Tengah, penderita ISPA khususnya pneumonia pada usia < 1 th pada tahun 2011 mengalami kenaikan 152 kasus dari 1.448 menjadi 1.600 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. jumlah penderita ISPA pada bayi dan balita di Puskesmas Purwoyoso tahun 2012 (Januari-Oktober) mencapai 7023 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko apa saja yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Purwoyoso. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dengan jenis penelitian explantory research dengan pendekatan cross sectional. jumlah sampel sebanyak 66 responden. tekhnik uji sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah consecutive sampling dan uji chi square. hasil analisa univariat menunjukkan responden yang menderita ISPA 67,9%, dengan kategori faringitis 69,6%, status imunisasi lengkap 89,4%, status gizi sedang/baik/lebih 36,3%, pemberian ASI eksklusif 12,1%. analisa bivariat menunjukkan ada hubungan antara status gizi (p=0,017) dan pemberian ASI eksklusif (p=0,0001) dengan kejadian ISPA pada bayi dan balita. sedangkan faktor risiko yang tidak berhubungan dengan kejadian ISPA pada bayi dan balita yaitu status imunisasi (p=0,09). Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada bayi dan balita yaitu status gizi dan pemberian ASI eksklusif. saran bagi masyarakat adalah memilih makanan yang memiliki nilai gizi tinggi untuk bayi dan balitanya, pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan tambahan untuk anak > 6 bulan. bagi puskesmas diharapkan meningkatkan penyuluhan tentang ASI eksklusif dan gizi pada bayi dan balita, memberikan makanan tambahan kepada bayi dan balita untuk meningkatkan status gizi dan mencegah kejadian gizi buruk

      Item Type: Article
      Subjects: Universitas Dian Nuswantoro > Fakultas Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
      Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
      Divisions: Fakultas Kesehatan
      Depositing User: Psi Udinus
      Date Deposited: 07 Oct 2014 13:53
      Last Modified: 21 Nov 2014 08:14
      URI: http://eprints.dinus.ac.id/id/eprint/6466

      Actions (login required)

      View Item