UDiNus Repository

Analisa Kebutuhan Tenaga Kerja Berdasarkan WISN di Bagian Koding Indeksing RSUD Kota Semarang Tahun 2013

PUTRI, AMALIA ERISDA (2013) Analisa Kebutuhan Tenaga Kerja Berdasarkan WISN di Bagian Koding Indeksing RSUD Kota Semarang Tahun 2013. Skripsi,Fakultas Kesehatan.

[img]
Preview
PDF
Download (262Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (4Kb) | Preview

      Abstract

      RSUD Kota Semarang merupakan salah satu rumah sakit pemerintah tipe B yang ada di Kota Semarang. Di RSUD Kota Semarang, sistem penyimpanannya menggunakan sistem penyimpanan ‘desentralisasi’, yaitu sistem penyimpanan dengan cara memisahkan dokumen rekam medis atas nama seorang pasien antara dokumen rawat jalan, dokumen gawat darurat, dan dokumen rawat inap pada masing-masing dalam folder tersendiri atau ruang atau tempat tersendiri. Dari survei awal terlihat masih ada dokumen yang menumpuk di bagian rawat inap dan rawat jalan. Pada bagian koding / indeksing rawat inap dikarenakan pola kedatangan dokumen jamkesmas yang terlambat yang mengakibatkan penumpukan dokumen. Di koding / indeksing rawat jalan ada penumpukan karena jumlah tenaga kerja tidak sesuai dengan beban pekerjaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dan metode observasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah DRM tahun 2013, sampel untuk koding / indeksing rawat jalan adalah 22 sampel dan 46 sampel untuk rawat inap dengan menggunakan tabel pengamatan. Hasil pengamatan rawat jalan di dapatkan rata – rata waktu per kegiatan petugas dalam memberikan kode penyakit dan kode tindakan serta memasukkan data ke dalam komputer adalah sebesar 1,38 menit dan untuk rawat inap sebesar 3,22 menit. Karakteristik petugas koding / indeksing yaitu umur antara 30 – 32 tahun, pendidikan DIII RM, jenis kelamin laki – laki dan perempuan , lama kerja 7 – 8 tahun. Kuantitas kegiatan pokok pada tahun 2013 untuk koding / indeksing rawat jalan adalah 132553 dan rawat inap 13125. Hari efektif per tahun adalah 282 hari. Standar beban kerja di dapatkan 51086,9 untuk rawat jalan, dan 21894,4 untuk rawat inap. Dari hasil perhitungan dengan metode WISN di ketahui jumlah kebutuhan tenaga kerja untuk koding / indeksing rawat jalan adalah 3 petugas dan untuk rawat inap 1 petugas. Maka di simpulkan untuk rawat jalan perlu ada penambahan petugas agar jumlah tenaga kerja sesuai dengan beban kerja. Tenaga kerja yang tidak sesuai dengan beban kerja sangat mempengaruhi tingkat efisiensi dan produktifitas kerja.

      Item Type: Article
      Subjects: Universitas Dian Nuswantoro > Fakultas Kesehatan > Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
      Kesehatan > Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
      Divisions: Fakultas Kesehatan
      Depositing User: Psi Udinus
      Date Deposited: 07 Oct 2014 13:55
      Last Modified: 21 Nov 2014 06:27
      URI: http://eprints.dinus.ac.id/id/eprint/6544

      Actions (login required)

      View Item