UDiNus Repository

Hubungan Antara Praktik Pencegahan Demam Berdarah Dengue Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (Studi di RSUD Tugurejo) Semarang 2007

UNSPECIFIED (1970) Hubungan Antara Praktik Pencegahan Demam Berdarah Dengue Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (Studi di RSUD Tugurejo) Semarang 2007. Skripsi,Fakultas Kesehatan.

[img]
Preview
PDF
Download (68Kb) | Preview

    Abstract

    Penyakit demam berdarah dengue disebabkan oleh virus yang di tularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Saat ini kejadian demam berdarah dengue termasuk penyakit yang cukup meresahkan masyarakat karena penyebarannya sangat cepat dan tidak jarang menyebabkan kematian. Tingginya angka kematian akibat DBD umumnya disebabkan oleh rendahnya tingkat kesadaran akan pentingnya arti kebersihan lingkungan di kalangan masyarakat. Pencegahannya yaitu melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3 M plus, mengubah kebiasaan yang berisiko di gigit nyamuk yaitu kebiasaan tidur siang hari dan kebiasaan beristirahat. Selain itu juga melakukan upaya untuk mencegah gigitan nyamuk Dari data yang diperoleh di RSUD Tugurejo menunjukkan bahwa pada tahun 2006 ada 410 kasus atau penderita demam berdarah dengue dan 4 orang meninggal dunia karena terlambat di bawa ke rumah sakit. Sedangkan pada bulan Januari hingga Maret tahun 2007 di dapatkan data jumlah penderita demam berdarah dengue mencapai 192 orang penderita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara praktik pencegahan Demam Berdarah Dengue dengan kejadian Demam Berdarah Dengue. Jenis penelitian merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Case Control. Populasi pada penelitian ini adalah penderita demam berdarah dengue di RSUD Tugurejo pada bulan Januari hingga Maret tahun 2007 sebanyak 192 orang. Sedangkan jumlah sampel adalah sebanyak 146 orang (terdiri dari 73 orang sebagai kasus dan 73 orang lainnya sebagai kontrol). Untuk menentukan respondennya maka di lakukan penarikan sampel secara Systematic Sampling. Pengambilan data di lakukan dengan menggunakan instrumen penelitian yaitu dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik yang di gunakan untuk mengetahui hubungan antara praktik pencegahan demam berdarah dengue dengan kejadian demam berdarah dengue adalah dengan menggunakan uji Chi Square dan analisa Rasio Odds. Dari hasil uji statistik didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara pemberantasan sarang nyamuk dengan kejadian demam berdarah dengue. P (? value) sebesar 0,003 dengan nilai OR sebesar 2,810 dan Cl : 1,424 < OR < 5,546. Ada hubungan antara kebiasaan yang berisiko di gigit nyamuk dengan kejadian demam berdarah dengue dengan nilai P ( ? value )sebesar 0,012 dan OR : 2,327 dengan 95% Confidence Interval ( Cl ) : 1,193 < OR < 4,539. Ada hubungan antara upaya pencegahan gigitan nyamuk dengan kejadian demam berdarah dengue. Nilai P ( ? value ) : 0,003 dan odds ratio ( OR ) sebesar 2,872 dengan 95% Confidence Interval ( Cl ) : 1,410 < OR < 5,849. Saran yang dapat di berikan kepada masyarakat adalah perlunya masyarakat meningkatkan kesadaran pribadi untuk melakukan upaya pencegahan penyakit demam berdarah. Salah satunya dengan pemberantasan sarang nyamuk (3M) secara serentak dan rutin baik di luar dan di sekitar rumah mereka agar dapat mengurangi angka kejadian demam berdarah dengue.

    Item Type: Article
    Subjects: Universitas Dian Nuswantoro > Fakultas Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
    Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
    Divisions: Fakultas Kesehatan
    Depositing User: Psi Udinus
    Date Deposited: 07 Oct 2014 15:24
    Last Modified: 20 Nov 2014 23:17
    URI: http://eprints.dinus.ac.id/id/eprint/7440

    Actions (login required)

    View Item