UDiNus Repository

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA TENAGA KERJA WANITA BAGIAN SEWING CV. KETUT ABADI DESA KARANG ASEM, KECAMATAN SAYUNG, KABUPATEN DEMAK

DESSY, DYANNAH NOR (2014) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA TENAGA KERJA WANITA BAGIAN SEWING CV. KETUT ABADI DESA KARANG ASEM, KECAMATAN SAYUNG, KABUPATEN DEMAK. Skripsi,Fakultas Kesehatan.

[img]
Preview
PDF
Download (157Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (4Kb) | Preview

      Abstract

      CV. Ketut Abadi merupakan perusahaan industri konveksi yaitu bisnis pengolahan bahan baku berupa tekstil menjadi pakaian jadi. Penelitian dilakukan di bagian sewing. Berdasarkan survei awal diketahui bahwa target produksi yang ditetapkan perusahaan sering tidak tercapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja wanita bagian sewing CV. Ketut Abadi Desa Karang Asem, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pengambilan data dengan menggunakan metode survei, observasi, pengukuran dan wawancara sebagai data pendukung. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, lembar observasi kinerja, formulir food recall24 jam, microtoise dan digital scale, pedoman wawancara . Sampel adalah total populasi yaitu tenaga kerja bagian sewing CV. Ketut Abadi dengan jumlah tenaga kerja wanita 38 orang. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden dengan rata-rata umur produktif, yaitu 28 tahun, dengan rata-rata masa kerja 4,8 bulan, tingkat pendidikan SMP (31,5%). Pengalaman kerja terbanyak kurang dari dua tahun (68,4%), dan 65,8% responden pernah mendapatkan pelatihan. Sebanyak 81,6% dengan ketercapaian target 71,1% dengan hasil jahitan 100% tercapai ketelitian dan kerapian. Status gizi normal yaitu sebesar 71,1%, dengan asupan gizi diperoleh rata-rata hasil 1008,463 Kkal. Diperoleh waktu standar tertinggi pada tahap jahit bagian belakang dan jahit bagian tangan yaitu 1,154 menit dan 1,167 menit dengan standar beban kerja masing-masing 26 pcs per 30 menit. Sebaiknya tenaga kerja lebih memperhatikan asupan makanannya sehingga dapat memenuhi kebutuhan. Perlu adanya penambahan tenaga kerja terutama pada tahapan jahit bagian belakang dan jahit bagian tangan masing-masing 2 tenaga kerja atau dapat dengan menambah waktu kerja yaitu kurang lebih 1,5 jam.

      Item Type: Article
      Subjects: Universitas Dian Nuswantoro > Fakultas Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
      Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
      Divisions: Fakultas Kesehatan
      Depositing User: Psi Udinus
      Date Deposited: 07 Oct 2014 15:38
      Last Modified: 20 Nov 2014 13:54
      URI: http://eprints.dinus.ac.id/id/eprint/7941

      Actions (login required)

      View Item