UDiNus Repository

HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK BALITA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DESA GANDON KECAMATAN KALORAN KABUPATEN TEMANGGUNG

RANNY, LIVIANDARI RANANTHA (2014) HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK BALITA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DESA GANDON KECAMATAN KALORAN KABUPATEN TEMANGGUNG. Skripsi,Fakultas Kesehatan.

[img]
Preview
PDF
Download (330Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (4Kb) | Preview

      Abstract

      Berdasarkan survei awal di Desa Gandon diketahui bahwa terdapat 7 balita yang rumahnya berdekatan dengan lokasi pembakaran industri genting dan mereka terkena ISPA. Hasil observasi menunjukkan bahwa 5 balita berusia kurang dari 3 tahun, 1 balita berjenis kelamin laki-laki, dan 1 balita dengan berat badan lahir 2400 gram. Berdasarkan survei awal tersebut diteliti terkait beberapa karakteristik pada balita mempunyai risiko terhadap kejadian ISPA balita. Tujuan penelitian yaitu menganalisis hubungan antara usia, jenis kelamin, status gizi, ASI eksklusif, berat badan lahir, kelengkapan imunisasi dengan kejadian ISPA pada balita. Jenis penelitian yang digunakan studi observasional menggunakan desain Case Control. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random samplingdalam penentuan kasus sebanyak 27 balita ISPA dan 27 balita tidak ISPA sebagai kontrol. Pengumpulan dara menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik chi square. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa karakteristik balita yang berhubungan signifikan dengan kejadian ISPA meliputi jenis kelamin laki-laki (p=0,003), status gizi kurang (p=0,024), ASI tidak eksklusif (p=0,0001), BBL <2500 gram (p=0,002). Adapun karakteristik balita sebagai faktor risiko meliputi ASI tidak eksklusif (OR=16,429), BBLR (OR=15,294), status gizi kurang (OR=10,947), jenis kelamin laki-laki (OR=5,641).Beberapa hal yang dapat diupayakan oleh masyarakat diantaranya dengan memberikan asupan makanan dengan nutrisi seimbang pada balita agar tidak terjadi gizi kurang, memberikan ASI eksklusif pada bayi, melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin pada ibu hamil umtuk menghindari risiko bayi lahir dengan berat badan lahir rendah, pada balita laki-laki dengan aktifitas di luar rumah yang tinggi dibutuhkan makanan dengan nutrisi yang seimbang juga personal higyene yang baik.

      Item Type: Article
      Subjects: Universitas Dian Nuswantoro > Fakultas Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
      Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
      Divisions: Fakultas Kesehatan
      Depositing User: Psi Udinus
      Date Deposited: 07 Oct 2014 15:41
      Last Modified: 20 Nov 2014 12:01
      URI: http://eprints.dinus.ac.id/id/eprint/8011

      Actions (login required)

      View Item