UDiNus Repository

TINJAUAN PELAKSANAAN RETENSI DRM NON AKTIF DI FILING RUMAH SAKIT PERMATA BUNDA PURWODADI TAHUN 2015

DETA, PRIHATNA SECTIO (2015) TINJAUAN PELAKSANAAN RETENSI DRM NON AKTIF DI FILING RUMAH SAKIT PERMATA BUNDA PURWODADI TAHUN 2015. Skripsi,Fakultas Kesehatan.

[img]
Preview
PDF
Download (215Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (4Kb) | Preview

      Abstract

      TINJAUAN PELAKSANAAN RETENSI DRM NON AKTIF DI FILING RUMAH SAKIT PERMATA BUNDA PURWODADI TAHUN 2015 Frekuensi keluar masuknya rekam medis sangat tinggi bagi rumah sakit swasta. Dalam waktu penyimpanan yang lama, rak dokumen akan penuh dan tidak mencukupi lagi untuk DRM yang baru. Dari hasil survey wawancara dan observasi kepada 4(empat) petugas, di dapat petugas A 25% mengeluh tidak terdapat jadwal retensi arsip di Rumah Sakit Permata Bunda Purwodadi. PetugasB 25% mengeluh rak dokumen sudah penuh. Petugas C 25% mengeluh tidak adanya pengoptimalan pelaksanaan retensi dalam kelompok penyakit berdasarkan JRA dan petugas D 25% mengeluh tidak adanya daftar pemindahan dokumen rekam medis inaktif. Sehingga petugas kebingungan bagaimana cara melakukan retensi yang baik. Maka dari itu peneliti ingin meninjau pelaksanaan retensi DRM non aktif di filing Rumah Sakit Permata Bunda Purwodadi. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subjek dalam penelitian ini ada 2 (dua), dengan objek adalah pelaksanaan sistem retensi dokumen rekam medis non aktif. Metode yang digunakan yaitu observasi dengan mengetahui prosedur tetap tentang pelaksannan retensi dokumen rekam medis dan wawancara kepada 4 (empat) petugas filing di RS.Permata Bunda Purwodadi sebagai pedoman pelaksanaan retensi DRM non aktif. Hasil penelitian pada wawancara petugas filing disimpulkan bahwa petugas tidak mengetahui tentang tata cara pelaksanaan retensi, sehingga petugas harus bertanya terlebih dahulu kepada kepala rekam medis. Petugas tidak mengetahui penataan DRM inaktif dan jadwal retensi arsip belum terdapat di rumah sakit. Di dalam protap belum terdapat langkah – langkah tentang retensi. Sudah terdapat kebijakan retensi di rumah sakit. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka peneliti menyarankan agar memperbaiki prosedur tetap dan menjelaskan tentang tata cara pelaksanaan retensi sehingga kegiatan tersebut dapat lebih terjadwal. Mengadakan pelatihan tentang pengelolaan DRM / kearsipan agar pelaksanaan retensi berjalan dengan lancar.

      Item Type: Article
      Subjects: Universitas Dian Nuswantoro > Fakultas Kesehatan > Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
      Kesehatan > Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
      Divisions: Fakultas Kesehatan
      Depositing User: Psi Udinus
      Date Deposited: 27 Nov 2015 11:29
      Last Modified: 27 Nov 2015 11:29
      URI: http://eprints.dinus.ac.id/id/eprint/17448

      Actions (login required)

      View Item