Purnomo, Budi (2013) Revitalisasi Unggah-Ungguh untuk Peningkatan Layanan Wisata di Jawa Tengah: Kajian Komunikasi Interpersonal Berbasis Kearifan Lokal. Semantik 2013, 3 (1). pp. 422-429. ISSN 979-26-0266-6
Abstract
Sebagai masyarakat yang berbudaya luhur, secara turun-temurun masyarakat Jawa mewariskan sikap santun dalam berkomunikasi dengan orang lain yang dikenal dengan istilah unggah-ungguh. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap penerapan unggah-ungguh oleh pelaku wisata di Jawa Tengah dalam melayani wisatawan. Penelitian difokuskan pada komunikasi interpersonal antara pelaku wisata sebagai tuan rumah dan wisatawan sebagai tamu. Lazimnya pelaku wisata akan bersikap santun dan menggunakan unggah-ungguh yang tepat ketika berkomunikasi dengan wisatawan agar tercipta komunikasi yang harmonis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku wisata di Jawa Tengah menerapkan berbagai unggah-ungguh ketika melayani wisatawan pada kala tertentu, tetapi melanggarnya pada kala lain. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ada persamaan dan perbedaan sudut pandang antara wisatawan berbahasa Inggris yang memiliki latar belakang budaya Barat dan wisatawan berbahasa Indonesia yang memiliki latar belakang budaya Indonesia terhadap unggah-ungguh yang dipakai oleh pelaku wisata di Jawa Tengah. Hasil penelitian mengimplikasikan perlunya revitalisasi unggah-ungguh sebagai norma kesantunan yang digali dari nilai-nilai luhur budaya Jawa yang terkenal adiluhung untuk dapat dilestarikan dan dikembangkan sebagai kearifan lokal dan intangible tourism asset (aset wisata tak benda) untuk peningkatan layanan wisata pada industri pariwisata yang merupakan industri kreatif di provinsi ini.
Actions (login required)