UDiNus Repository

HUBUNGAN ANTARA PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MIJEN 2011

IKHSAN, NURFIRLI (1970) HUBUNGAN ANTARA PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MIJEN 2011. Skripsi,Fakultas Kesehatan.

[img]
Preview
PDF
Download (84Kb) | Preview

    Abstract

    Penyakit tuberkulosis paru masih merupakan masalah kesehatan masyarakat dunia. WHO memperkirakan bahwa 9,4 juta orang TBC aktif meningkat pada tahun 2008 Jumlah kasus tuberkulosis paru positif di Puskesmas Mijen pada bulan Januari 2010 sampai April 2011 sebanyak 61 penderita. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan praktik hidup bersih dan sehat dengan kejadian penyakit tuberkulosis paru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei, dengan jenis penelitian Explanatory research dengan pendekatan case control. Besar sampel sebanyak 60 responden terdiri dari 30 (kasus) dan 30 (kontrol). Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan antara kasus (penderita tuberkulosis paru) dan kontrol (tidak menderita tuberkulosis paru) dan untuk menjelaskan hubungan antara variabel bebas (pengetahuan, sikap, dan praktik hidup bersih dan sehat di wilayah kerja Puskesmas Mijen) dan variabel terikat (kejadian tuberkulosis paru). Teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah chi square. Parameter yang digunakan untuk mengukur besar risiko adalah Rasio odss (OR) Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa satu variabel tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan variabel terikat, yaitu pengetahuan hidup bersih dan sehat dengan kejadian penyakit tuberkulosis paru. Dimana nilai p= 1,000. Sedangkan variabel yang berhubungan antara lain adalah sikap tentang hidup bersih dan sehat dengan kejadian penyakit tuberkulosis paru (p=0,0001 OR= 16), praktik hidup bersih dan sehat dengan kejadian penyakit tuberkulosis paru (p=0,0001 OR= 21). Untuk itu disarankan pada warga yang berada di wilayah kerja Puskesmas mijen agar pada saat batuk atau bersin menutup mulut menggunakan tangan atau sarung tangan, membuka jendela rumah pada pagi hari secara rutin setiap hari, membuang ludah tidak disembarang tempat, menyapu lantai rumah secara rutin, menjemur kasur dan bantal di bawah sinar matahari pada pagi hari.

    Item Type: Article
    Subjects: Universitas Dian Nuswantoro > Fakultas Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
    Kesehatan > Kesehatan Masyarakat
    Divisions: Fakultas Kesehatan
    Depositing User: Psi Udinus
    Date Deposited: 07 Oct 2014 15:28
    Last Modified: 20 Nov 2014 21:45
    URI: http://eprints.dinus.ac.id/id/eprint/7569

    Actions (login required)

    View Item